Monthly Archives: November 2015

Matrix menggunakan program Pascal

Hai reader!

Kali ini saya ingin memberi contoh menentukan matrix dan menjumlahkan matrix menggunakan bahasa pemrograman Pascal menggunakan prosedur.

Kasus : User dapat menentukan ordo dan menginputkan nilainya untuk 2 buah matrix yang kemudian matrix tersebut akan dijumlahkan dan ditampilkan hasilnya.

Langsung saja berikut syntaxnya :

uses crt;
type data = array[1..10,1..10] of integer;

var matrikI,matrikII : data;
baris,kolom : integer;

procedure ukuranmatrix;

begin
    write('Masukkan jumlah baris tidak lebih dari 10 untuk ordo matrix : '); readln(baris);
    write('Masukkan jumlah kolom tidak lebih dari 10 untuk ordo matrix : '); readln(kolom);
end;

procedure inputmatrix;
var i,j : integer;
begin
    writeln;
    writeln ('A =');
    writeln;
    for i:=1 to baris do
        begin
        for j:=1 to kolom do
            begin
               gotoxy (j*5,i+8);
               read(matrikI[i,j]);
            end;
        end;
    writeln;
    writeln('B =');
    writeln;
    for i:=1 to baris do
        begin
        for j:=1 to kolom do
        begin
            gotoxy(j*5,i+12);
            read(matrikII[i,j]);
        end;
        end;
    end;

procedure jumlahmatrix (m1,m2 : data; baris,kolom : integer);
var hasil : data;
i,j : integer;

begin
    for i:=1 to baris do
    for j:=1 to kolom do
        begin
           hasil[i,j]:=m1[i,j]+m2[i,j];
        end;
        writeln;
        writeln('Output : A+B = ');

    for i:=1 to baris do
    for j:=1 to kolom do
        begin
            gotoxy(j*5,i+17);
            write(hasil[i,j]);
        end;
        readln;
    end;

begin
    clrscr;
    writeln('Program : Penjumlahan pada Matriks');
    writeln;
    ukuranmatrix;
    inputmatrix;
    jumlahmatrix(matrikI,matrikII,baris,kolom);
    readln;
end.

Membuat Deret Menggunakan Looping (Java)

Hai blog reader.. masih ingat kan pembahasan sebelumnya tentang looping ? Kali ini saya akan membuat contoh kasus yang dapat mengimplementasikan konsep looping.

Pernah belajar deret matematika? yaitu sederetan angka dengan pola tertentu contohnya seperti berikut

  • 1,2,3,4,5,6
  • 1,3,5,7,9,11
  • 11,9,7,5,3,1
  • 2,4,6,8,10,12
  • 12,10,8,6,4,2
  • 1,2,3,3,4,7

Nah saya akan menampilkan angka-angka tersebut menggunakan looping pada bahasa pemrograman Java.

  • Untuk pola (1,2,3,4,5,6)

for (int i = 1; i < 7; i++) {
System.out.print(i + ” “);
}

  • Untuk pola (1,3,5,7,9,11)

Deret ini berpola bilangan ganjil, dari suku1 ke suku2 selisihnya 2 sehingga scriptnya seperti berikut

for (int i = 1; i < 12;) {
System.out.print(i + ” “);
i = i +2;
}

  • Untuk pola (11,9,7,5,3,1)

Deret ini adalah bilangan ganjil seperti di pola sebelumnya namun urutannya terbalik, sehingga scriptnya seperti berikut

int bilanganPrint = 11;
for (int i = 1; i < 7;i++) {
System.out.print(bilanganPrint + ” “);
bilanganPrint = bilanganPrint – 2;
}

  • Untuk pola (2,4,6,8,10,12)

Deret ini menampilkan angka bilangan genap

for (int i = 0; i < 12;) {
i = i + 2;
System.out.print(i + ” “);
}

  • Untuk pola (12,10,8,6,4,2)

Deret ini menampilkan bilangan genap dengan urutan dari besar ke kecil

int bilanganPrint = 12;
for (int i = 1; i < 7;i++) {
System.out.print(bilanganPrint + ” “);
bilanganPrint = bilanganPrint – 2;
}

  • Untuk pola (1,2,3,3,4,7)

Deret ini lebih rumit dari deret-deret sebelumnya, pola deret ini seperti berikut

suku ke-1 = 1

suku ke-2 = 2

suku ke-3 = suku ke-1 + suku ke-2

suku ke-4 = 3 (melanjutkan suku ke-2)

suku ke-5 = 4

suku ke-6 = suku ke-4 + suku ke-5

Sehingga, scriptnya seperti berikut

int bilangan = 1;
for (int i = 1; i < 7;i++) {
if ((i % 3) == 0) {
int suku1 = bilangan – 2;
int suku2 = bilangan – 1;
int bilanganJumlah = suku1 + suku2;
bilangan = suku2 + 1;
System.out.print(bilanganJumlah + ” “);
}
else{
System.out.print(bilangan + ” “);
bilangan = bilangan + 1;
}
}

print

Seru sekali kan konsep looping ini, mengulang statement sebanyak yang kita mau dan mengeluarkan output sesuai kondisi yang kita mau.

Semoga tulisan ini bermanfaat, sampai jumpa di postingan lainnya 🙂

 

Looping

Hai, saya ingin berbagi konsep looping dan beberapa cara yang dapat digunakan khususnya dalam java. Mari kita samakan persepsi mengenai apa itu looping. Looping yang dalam Bahasa Indonesia adalah perulangan. Dalam dunia pemrograman, looping adalah mengulang statement sampai batas yang diinginkan. Mudah di pahami ya?

Oke mari kita lanjutkan cara untuk melakukan perulangan, terdapat 3 cara yang bisa kita lakukan untuk perulangan yaitu:

1. for

for adalah perulangan untuk mengeksekusi statement yang dikerjakan sebanyak yang telah ditentukan. Penulisannya seperti berikut

for ([ekspresi-awal;] [kondisi;] [ekspresi-penambah]) 
  {
  pernyataan
  }

contoh :

for (var i=0; i < 5; i++)
{
    System.out.println("statement ke " + i);
}

2. while

while adalah perulangan untuk mengeksekusi suatu statement dengan syarat tertentu sampai syarat tersebut bernilai false.

while([syarat/kondisi]) 
  {
  pernyataan
  }

contoh :
int a = 0;
while (a <= 10)
{
    System.out.println("nilai a adalah " + a);
    a++;
}

3. do while

do while adalah perulangan yang hampir sama dengan while, namun pernyataan/statement akan dijalankan terlebih dahulu sebelum melakukan pengecekkan sayarat/kondisi. Sampai kondisi bernilai false. Sehingga, jika menggunakan perulangan do-while, meskipun syarat/kondisi sudah bernilai false sejak awal, pernyataan/statement akan tetap dikerjakan 1 kali.

do
  {
  pernyataan
  }while([syarat])

contoh :
int a = 0;
do{
    System.out.println("nilai a adalah " + a);
    a++;
}while(a<=10)

Semoga bermanfaat penjelasan saya mengenai looping ini, sampai jumpa di pembahasan lainnya.

Terima kasih sudah visit blog saya 🙂