Category Archives: Programming

OOP (Object Oriented Programming)

Java merupakan bahasa pemrograman yang menggunakan metode OOP (Object Oriented Programming), dimana konsep objek digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pemrograman. Pemrograman berbasis objek tidak hanya berisi objek, tetapi terdapat class dan method yang termasuk kedalam pondasi dasar OOP.

1. Class, adalah ‘blueprint’ dari objek, digunakan untuk membuat kerangka dasar. Class jika di analogikan, kelompok yang dinamakan “buah” yang terdiri dari buah apel, rambutan, durian, dll.

2. Method, adalah tindakan yang bisa dilakukan di dalam class. Jika dianalogikan dalam class buah, maka method-method nya akan ada mengupaskulit, memotong, dll

3. Objek, adalah hasil cetak dari class atau hasil nyata dari class. Jika dianalogikan dalam class buah, maka objek adalah buah apel, rambutan, durian, dll

Membuah sebuah method pada Java

Penulisan method diletakkan di dalam scope class seperti berikut

//ini adalah class Looping
public class Looping{

//ini adalah method main
public static void main(String[] args)
{

}
}

Saya akan membuat beberapa method menjalankan looping untuk menampilkan sesuatu pada output. Buat method-method seperti pada gambar

java1 java2

Kemudian panggil method-method tersebut di dalam method main seperti berikut

java3

Run file tersebut, maka pada ouput akan menghasilkan seperti gambar berikut

java4

Sekian penggunaan method pada Java, semoga bermanfaat! Sampai jumpa di postingan lainnya

Membuat Deret Menggunakan Looping (Java)

Hai blog reader.. masih ingat kan pembahasan sebelumnya tentang looping ? Kali ini saya akan membuat contoh kasus yang dapat mengimplementasikan konsep looping.

Pernah belajar deret matematika? yaitu sederetan angka dengan pola tertentu contohnya seperti berikut

  • 1,2,3,4,5,6
  • 1,3,5,7,9,11
  • 11,9,7,5,3,1
  • 2,4,6,8,10,12
  • 12,10,8,6,4,2
  • 1,2,3,3,4,7

Nah saya akan menampilkan angka-angka tersebut menggunakan looping pada bahasa pemrograman Java.

  • Untuk pola (1,2,3,4,5,6)

for (int i = 1; i < 7; i++) {
System.out.print(i + ” “);
}

  • Untuk pola (1,3,5,7,9,11)

Deret ini berpola bilangan ganjil, dari suku1 ke suku2 selisihnya 2 sehingga scriptnya seperti berikut

for (int i = 1; i < 12;) {
System.out.print(i + ” “);
i = i +2;
}

  • Untuk pola (11,9,7,5,3,1)

Deret ini adalah bilangan ganjil seperti di pola sebelumnya namun urutannya terbalik, sehingga scriptnya seperti berikut

int bilanganPrint = 11;
for (int i = 1; i < 7;i++) {
System.out.print(bilanganPrint + ” “);
bilanganPrint = bilanganPrint – 2;
}

  • Untuk pola (2,4,6,8,10,12)

Deret ini menampilkan angka bilangan genap

for (int i = 0; i < 12;) {
i = i + 2;
System.out.print(i + ” “);
}

  • Untuk pola (12,10,8,6,4,2)

Deret ini menampilkan bilangan genap dengan urutan dari besar ke kecil

int bilanganPrint = 12;
for (int i = 1; i < 7;i++) {
System.out.print(bilanganPrint + ” “);
bilanganPrint = bilanganPrint – 2;
}

  • Untuk pola (1,2,3,3,4,7)

Deret ini lebih rumit dari deret-deret sebelumnya, pola deret ini seperti berikut

suku ke-1 = 1

suku ke-2 = 2

suku ke-3 = suku ke-1 + suku ke-2

suku ke-4 = 3 (melanjutkan suku ke-2)

suku ke-5 = 4

suku ke-6 = suku ke-4 + suku ke-5

Sehingga, scriptnya seperti berikut

int bilangan = 1;
for (int i = 1; i < 7;i++) {
if ((i % 3) == 0) {
int suku1 = bilangan – 2;
int suku2 = bilangan – 1;
int bilanganJumlah = suku1 + suku2;
bilangan = suku2 + 1;
System.out.print(bilanganJumlah + ” “);
}
else{
System.out.print(bilangan + ” “);
bilangan = bilangan + 1;
}
}

print

Seru sekali kan konsep looping ini, mengulang statement sebanyak yang kita mau dan mengeluarkan output sesuai kondisi yang kita mau.

Semoga tulisan ini bermanfaat, sampai jumpa di postingan lainnya 🙂

 

Looping

Hai, saya ingin berbagi konsep looping dan beberapa cara yang dapat digunakan khususnya dalam java. Mari kita samakan persepsi mengenai apa itu looping. Looping yang dalam Bahasa Indonesia adalah perulangan. Dalam dunia pemrograman, looping adalah mengulang statement sampai batas yang diinginkan. Mudah di pahami ya?

Oke mari kita lanjutkan cara untuk melakukan perulangan, terdapat 3 cara yang bisa kita lakukan untuk perulangan yaitu:

1. for

for adalah perulangan untuk mengeksekusi statement yang dikerjakan sebanyak yang telah ditentukan. Penulisannya seperti berikut

for ([ekspresi-awal;] [kondisi;] [ekspresi-penambah]) 
  {
  pernyataan
  }

contoh :

for (var i=0; i < 5; i++)
{
    System.out.println("statement ke " + i);
}

2. while

while adalah perulangan untuk mengeksekusi suatu statement dengan syarat tertentu sampai syarat tersebut bernilai false.

while([syarat/kondisi]) 
  {
  pernyataan
  }

contoh :
int a = 0;
while (a <= 10)
{
    System.out.println("nilai a adalah " + a);
    a++;
}

3. do while

do while adalah perulangan yang hampir sama dengan while, namun pernyataan/statement akan dijalankan terlebih dahulu sebelum melakukan pengecekkan sayarat/kondisi. Sampai kondisi bernilai false. Sehingga, jika menggunakan perulangan do-while, meskipun syarat/kondisi sudah bernilai false sejak awal, pernyataan/statement akan tetap dikerjakan 1 kali.

do
  {
  pernyataan
  }while([syarat])

contoh :
int a = 0;
do{
    System.out.println("nilai a adalah " + a);
    a++;
}while(a<=10)

Semoga bermanfaat penjelasan saya mengenai looping ini, sampai jumpa di pembahasan lainnya.

Terima kasih sudah visit blog saya 🙂

Tipe Data Variabel Pada Java

Sebelum menjelaskan tipe data apa saja yang dipakai untuk membuat sebuah variable pada bahasa pemrograman Java, mari kita pahami variable itu sendiri.

Variabel Merupakan suatu tempat untuk menampung data atau konstanta di memori yang mempunyai nilai atau data yang dapat berubah – ubah selama proses program. Jika diibaratkan, variabel itu seperti kursi di ruangan kelas, orang yang duduk di kursi tersebut merupakan data atau nilai dari variabel tersebut.

Dalam pembuatan variabel, ada beberapa syarat yang harus di penuhi, yaitu :

  1. Variabel harus diawali dengan huruf, tidak boleh yang lain
  2. Tidak boleh terdapat karakter unik. Contoh : !, @, #, $, %, ^, &, *, (, dan lain lain.
  3. Tidak boleh mengandung karakter kosong (enter, spasi, tab)

Ketika kita menggunakan variabel, terlebih dahulu kita harus mendefinisikan tipe data yang digunakan. Tipe data pada Java, ada tipe data primitif dan non primitif(tipe data referensi). Mari bahas satu persatu mengenai tipe-tipe data nya:

> Tipe data primitif

1. boolean : tipe data ini menghasilkan data true atau false dengan ukuran dalam bit hanya 1 bit, artinya jika di konversi ke bit, hanya akan menghasilkan angka 0 untuk false dan 1 untuk true. Tipe data boolean digunakan untuk data yang hanya akan menghasilkan benar atau salah seperti ketika menyetujui persyaratan tertentu saat mendaftar email, dimana kita hanya akan diminta jawaban ya atau tidak. Nilai default nya adalah false.

2. char : tipe data char merupakan tipe untuk menyatakan sebuah karakter. Java menggunakan karakter Unicode(sekumpulan karakter yang ada pada semua bahasa seperti bahasa Latin, Arab, dll) untuk mempresentasikan semua karakter yang ada. Cara penulisannya menggunakan tanda petik satu (‘) diawal dan diakhir. Panjang karakter ini sebanyak 16-bit.

3. byte : umumnya digunakan pada saat kita bekerja dengan sebuah data stream dari suatu file maupun jaringan, yaitu untuk kepeluan proses membaca/menulis. Selain itu, tipe ini juga digunakan saat bekerja dengan data biner yang tidak kompatibel dengan tipe-tipe lain yang didefiniskan di dalam Java. Tipe data byte memiliki rentang nilai antara -27 sampai 27 – 1 atau dari -128 sampai 127. Nilai default dari tipe data byte adalah 0.

4. short : tipe data 16-bit, memiliki rentang nilai antara -215 sampai 215 – 1 atau dari -32768 sampai 32767. Nilai default dari short adalah 0.

5. int : tipe ini merupakan tipe yang paling banyak dipakai dalam merepresentasikan angka dalam Java, dikarenakan dianggap paling efisien dibandingkan dengan tipe-tipe integer lainnya. Tipe Int banyak digunakan untuk indeks dalam struktur pengulangan maupun dalam konstruksi sebuah array.Selain itu, secara teori setiap ekspresi yang melibatkan tipe integer byte, short, int, long) semuanya akan dipromosikan ke int terlebih dahulu sebelum dilakukan proses perhitungan.  Panjang tipe data int adalah 32-bit. Memiliki rentang nilai antara -231 sampai 231 – 1 atau dari -2,147,483,648 sampai 2,147,483,647. Nilai default dari tipe data int adalah 0.

6. long : tipe ini digunakan untuk kasus-kasus tertentu yang nilainya berada di luar rentang tipe int, karna tipe ini punya range paling tinggi dibanding Integer lainnya. Dengan kata lain, tipe long terpaksa digunakan jika data memiliki range diluar range int. Panjangnya 64-bit, memiliki rentang nilai antara -263 sampai 263 – 1 atau dari -9,223,372,036,854,775,808 sampai 9,223,372,036,854,775,807. Nilai default dari tipe data long adalah 0L, jika tidak diberi akhiran L memiliki default litral int.

7. float : tipe ini digunakan untuk menandakan nilai–nilai yang mengandung presisi atau ketelitan tunggal (single-precision) yang menggunakan ruang penyimpanan 32-bit. Presisi tunggal biasanya lebih cepat untuk processor-processor tertentu dan memakan ruang penyimpanan setengah kali lebih sedikit dibandingkan presisi ganda (double precision). Nilai literalnya mengandung pecahan (dipisahkan dengan tanda titik ‘.’). Nilai default dari tipe data float adalah 0.0F, jika tidak diberi akhiran F memiliki default nilai literal double.

8. double : tipe ini mengandung tingkat ketelitian ganda atau presisi ganda (double precision) dan menggunakan ruang penyimpanan 64-bit untuk menyimpan nilai. Tipe double tentu lebih cepat untuk melakukan perhitungan-perhitungan matematis daripad tipe float.

Berikut tabel mengenai tipe data primitif

Jenis Data Deskripsi Ukuran Minimum Maksimum
boolean true / false 1-bit
char Karakter Unicode 16-bit
byte Bilangan bulat 8-bit -127 128
short Bilangan bulat 16-bit -32768 32767
int Bilangan bulat 32-bit -2147483648 2147483647
long Bilangan bulat 64-bit -9223372036854775808 9223372036854775807
float Bilangan riil 32-bit 1.40129846432481707e-45 3.40282346638528860e+38
double Bilangan riil 64-bit 4.94065645841246544e-324 1.79769313486231570e+308

> Tipe data referensi 

1. Class : Kelas dapat didefinisikan sebagai cetak biru (blue print) atau prototipe/kerangka yang mendefiniskan variabel-variabel (data) dan method-method (perilaku) umum dari sebuah objek. Dengan kata lain kelas adalah sebuah kesatuan yang terintegrasi antara method dan data yang mengacu pada suatu objek. Dalam dunia permrograman, sebenarnya kelas tidak jauh berbeda dengan tipe data sederhana. Perbedaannya, tipe data sederhana digunakan untuk mendeklarasikan variabel ‘normal’, sedangkan kelas digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variabel yang berupa objek. Variabel yang berupa objek ini sering disebut dengan referensi objek (object reference). Pada saat kita membuat sebuah kelas baru. Sekali didefiniskan, maka tipe data baru ini dapat digunakan untuk membuat suatu objek dari tipe tersebut. Dengan kata lain, kelas adalah pola (template) untuk pembuatan objek, dan objek adalah wujud nyata (instance) dari sebuah kelas.

2. Array : tipe data ini memiliki kemampuan untuk menggunakan satu variabel yang dapat menyimpan sebuah data list dan kemudian memanipulasinya dengan lebih efektif. Sebuah array akan menyimpan beberapa item data yang memiliki tipe data sama didalam sebuah blok memori yang berdekatan yang kemudian dibagai menjadi beberapa slot.

3. Interface : Interface merupakan sekumpulan method yang hanya memuat deklarasi dan struktur method, tanpa detail implementasinya. Sedangkan detail dari method tersebut berada pada class yang mengimplementasikan interface tersebut. Interface digunakan bila Anda ingin mengaplikasikan suatu method yang spesifik,  yang tidak diperoleh dari proses inheritance yang lebih terbatas. Tipe data yang boleh pada interface hanya tipe data konstan.

Jika digambarkan dalam sebuah bagan, tipe data pada pemrograman Java menjadi seperti ini

datatype in java

Semoga dapat bermanfaat pembahasan mengenai tipe data yang digunakan untuk membuat sebuah variabel dalam bahasa pemrograman Java.

Membuat Aplikasi Sederhana Dengan Java

Untuk yang belum melakukan instalasi Java, bisa dilihat di postingan saya disini. Sekarang, mari kita membuat aplikasi sederhana dengan java. Pertama-tama yang harus anda lakukan adalah membuka NetBeans IDE, berikut tampilan awal dari NetBeans IDE

step1

1.Klik menu File kemudian pilih New Project. Maka akan muncul dialog untuk memilih tipe project yang akan dibuat. Pilih Java application, kemudian Next

step2

2.Ubah nama project sesuai yang anda inginkan, kemudian klik tombol Finish

step3

3.Project aplikasi java telah selesai dibuat, kemudian akan muncul tampilan editornya. Tambahkan syntax berikut di dalam method main

System.out.println(“Hello World”);

Seperti gambar berikut

step4

4.Compile program yang telah kita buat dengan menekan tombol f9, jika tidak ada error kita bisa langsung running aplikasi tersebut dengan menekan tombol f6. Maka akan ditampilkan output dari syntax yang telah kita buat yaitu menampilkan text “Hello World”

step5

Sekian tutorial dari saya untuk membuat aplikasi sederhana menggunakan bahasa pemrograman Java dengan NetBeans IDE.

Semoga bermanfaat!

Instalasi JDK 8.0, JRE 8.0 dan IDE (NetBeans IDE 8.0.2)

JDK(Java Development Kit) adalah software yang digunakan untuk melakukan kompilasi dari java ke bytecode yang dapat dimengerti dan dapat dijalankan JRE(Java Runtime Environment).

JRE adalah software yang digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibangun menggunakan java.

NetBeans IDE adalah software yang digunakan untuk membangun perangkat lunak yang lain

Bahan instalasi dapat di download disini http://www.oracle.com/technetwork/articles/javase/jdk-netbeans-jsp-142931.html

Download installer sesuai dengan computer anda, apakah 32 bit atau 64 bit.

File instalasi merupakan installer JDK 8.0 yang didalamnya sudah terdapat JRE 8.0 dan NetBeans IDE 8.0.2. Berikut langkah-langkah installasinya :

1.Double klik file installer, akan muncul dialog proses persiapan instalasi

Step1

2.Setelah proses diatas selesai, akan muncul dialog baru untuk memulai proses instalasi, klik Next untuk melanjutkan

step2

3.Pilih “I accept the terms…” untuk menyetujui license agreement, kemudian klik next

step3

 

4.Tentukan direktori yang akan digunakan untuk file instalasi, klik next

step4step5

5.Langkah selanjutnya, anda akan diminta untuk menentukkan apakah NetBeans akan otomatis cek untuk update atau tidak. Uncheck (hilangkan tanda centang) jika anda tidak menginginkan NetBeans update secara otomatis menggunakan koneksi internet. Kemudian klik Install

step6

6.Proses instalasi berjalan

step7

7.Setelah proses installasi selesai akan muncul tampilan seperti berikut, hilangkan tanda centang jika anda tidak ingin berkontribusi dengan project Netbeans

step8

8.Buka file instalasi java (C:\Program Files\Java\jdk1.8.0.60\bin) untuk mengecek hasil instalasi java

copy

10.Buka Control Panel > System and Security > System kemudian klik Advanced system settings

step10

11.Setelah anda mengklik Advanced system settings, akan muncul dialog System Properties kemudian klik tombol Environment Variables..

step11

12.Edit Path pada System variables

step12

13.Tambahkan letak file instalasi java C:\Program Files\Java\jdk1.8.0.60\bin pisahkan dengan path yang lain menggunakan titik koma

step13

14. Aktifkan command prompt, dengan menekan tombol Windows + R, ketikkan cmd kemudia enter

15. Ketikan perintah javac, maka akan muncul tampilan seperti berikut

step14

Instalasi java pada Windows telah selesai, untuk tahap selanjutnya mari kita buat aplikasi sederhana menggunakan bahasa pemrograman Java, silahkan kunjungi postingan saya disini.

Perbedaan dan Keunggulan Java

Apakah yang menjadi keunggulan Java dengan bahasa pemrograman yang lain? berikut saya akan tuliskan beberapa poin yang menjadi keunggulan bahasa pemrograman Java.

  1. Multiplatform

Java dapat dijalankan di beberapa platform/system operasi computer.

  1. OOP

Pemrograman berorientasi pada objek.

  1. Class Library nya lengkap

Class library java merupakan kumpulan program yang disertakan dalam pemrograman Java yang dapat

memudahkan dalam penggunaan oleh pemrograman untuk membangun aplikasinya. Dan Java terkenal dengan

kelengkapan library nya.

  1. Bergaya C++

Memiliki syntax seperti Bahasa C++ sehingga lebih mudah untuk dipahami.

  1. Pengumpulan sampah otomatis

Memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung.

Sejarah Java

Sebelum kita membahas tentang sejarah Java, kita harus mengenal terlebih dahulu apa itu Java. Jika orang bilang “tak kenal maka tak sayang”, kalau dalam hal ini sebut saja “tak kenal maka tak paham”. Java adalah salah satu bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek(Object Oriented Programming-OOP). Dimana pada metode pemrograman OOP ini, semua data dan fungsi di dalam paradigm ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Sekali anda menuliskan sebuah program menggunakan Java, anda dapat menjalankan program tersebut hampir di semua computer dan perangkat lain yang support Java, dengan sedikit perubahan atau pun tidak ada perubahan sama sekali.

Setelah mengenal apa itu Java, mari kita bercerita tentang sejarah Java.

Pada tahun 1991 dibentuk sebuah tim yang diberi nama Green. Tim ini dipimpin oleh Patrick Naughton dan James Gosling (sekolompok insinyur Sun Microsystem yang saat ini merupakan bagian dari Oracle). Awalnya mereka ingin membuat suatu bahasa computer yang dapat  digunakan oleh TV Cable yang memiliki memori kecil dan setiap perusahaan memiliki tipe yang berbeda. Untuk mengaplikasikan hal tersebut mereka menggunakan hal yang pernah dicoba oleh Bahasa Pascal.

Sebelumnya Niclaus Wirth membuat sebuah Bahasa yang portable yang akan digunakan dalam mesin bayangan yang nantinya disebut sebagai Virtual Mesin namun saat itu belum diumumkan. Dan tim Green akhirnya memutuskan untuk menciptakan Java Virtual Mesin. Virtual mesin inilah yang membuat Java dapat dijalankan di berbagai Platform.

Pada tahun 1992 tim Green membuat produknya yang diberi nama *7(Star Seven), namun produk ini gagal dipasarkan.

Setelah itu dibuat produk yang baru, yaitu Java. Pada awalnya Bahasa pemrograman yang dibuat tersebut diberi nama “oak”. Kemungkinan nama ini diambil dari nama pohon yand ada didepan jendela James Gosling. Namun setelah diperiksa ternyata nama oak sudah pernah digunakan. Maka lahirlah nama “Java”.

Pada tahun 1993 sampai pertengahan 1994 tim green yang mempunyai nama baru First person. Inc hanya menghabiskan waktu dengan memperhatikan penjualan dari produknya. Ternyata tidak satupun orang ditemukan. Akhirnya pada tahun 1994 First Person dibubarkan.
Pada tahun itu Web berkembang sangat pesat saat itu browser yang banyak digunakan adalah Mosaic suatu broser yang gratis.

Dalam suatu wawancara pada pertengahan tahun 94 James Gosling mengatakan “We could build a real cool browser. It was one of the few things in the client/serve mainstream that needed some of the weird things we’d done: architecture neutral, real-time,reliable, secure—issues that weren’t terribly important in the workstation world. So we built a browser.”
Akhirnya dibuatlah suatu browser oleh Patrick Naughton dan Jonathan Payne.
Browser itu diberi nama Hot Java. Browser ini dibuat dengan menggunakan bahasa java untuk menunjukkan kemampuan dari java.

Yang tidak kalah hebatnya mereka juga membuat teknologi yang disebut Aplet sehingga browser dapat menjalankan kode program didalam browser.
Inilah bukti dari teknologi itu yang ditunjukkan java pada tanggal 25 mei 1995
Sejak saat itu browser java memberikan lisensinya kepada browser lain untuk bisa menjalankan Applet dan pada tahun 1996 diberikan pada Internet Explorer.
Akhirnya pada tahun 1996 dikeluarkan versi pertama dari java dengan mengeluarkan java 1.02
Pada tahun 1998 dikeluarkan java 1.2 dan java mulai mengeluarkan slogannya “Write once, Run anywhere”.

Seperti itulah sejarah java, semoga dapat bermanfaat. Untuk meilihat perbedaan dan keunggulan java dengan bahasa pemrograman lainnya dapat dilihat disini.